Tenun Sengkang, Tenun Makassar, dan Tenun Bugis, Sama atau Berbedakah?

Tenun Sengkang (foto by rovien.com)

Tenun Sengkang, Tenun Makassar, dan Tenun Bugis, Sama atau Berbedakah?  Ketika kita berkunjung ke Makassar, selain kegiatan wajib mengunjungi tempat-tempat wisata menarik seperti pantai Losari dan Fort Rotterdam, dan mencicipi kuliner khasnya seperti makan coto makassar, pallubasa, pisang epe, dan es pisang ijo, tentunya kegiatan berburu dan berbelanja oleh-oleh adalah hal lain yang sayang jika kita lewatkan.

Salah satu oleh-oleh wajib dari Makassar yang disukai oleh kaum ibu-ibu dan mba-mba muda adalah kerajinan kain tenun tradisionalnya yang memiliki motif unik dan warna-warna cerah menarik bernama kain tenun sengkang.

Untuk mendapatkan oleh-oleh kain tenun sengkang ini, Anda dapat mengunjungi beberapa toko kerajinan yang menjual kain tenun sengkang seperti di daerah panakkukang atau langsung ke toko-toko di sepanjang jalan Somba Opu yang menjadi lokasi pusat belanja oleh-oleh Makassar.

Ketika sudah berada di jalan Somba Opu dan memperhatikan keterangan tulisan di papan-papan nama toko oleh-oleh di sana sebelum memilih toko mana yang ingin coba dimasuki, terdapat hal yang sering kali membuat para wisatawan sedikit bingung, mungkin juga termasuk anda pernah mengalaminya, yaitu mendapati nama kain tenun tradisional lain yang dijual di sana selain kain tenun Sengkang, yaitu kain tenun Makassar dan kain tenun Bugis. Lalu apa perbedaan dari ketiganya?

Sebenarnya antara kain tenun Sengkang, kain tenun Makassar, dan kain tenun Bugis adalah SAMA. Ketika orang mengatakan kain tenun Makassar, maka itu jugalah yang disebut sebagai kain tenun Sengkang atau kain tenun Bugis. Ketika orang yang lain menyebut sebagai kain tenun Bugis, maka sama juga kalau orang tersebut sedang menyebut tentang kain tenun Sengkang atau kain tenun Makassar.

Ketika orang menyebut sebagai kain tenun Bugis, maka sama juga dengan menyebut tentang kain tenun Sengkang atau kain tenun Makassar.

 

Perbedaan penamaan atau penyebutan antara kain tenun Sengkang, kain tenun Makassar, dan kain tenun Bugis terjadi disebabkan karena kebiasaan penamaan atau penyebutan baik oleh penjual di toko oleh-oleh maupun oleh calon pembeli sendiri yang sedang mencari dan ingin membeli kain tenunnya.

Calon pembeli yang tidak tahu nama asli dari kain tenunnya, tentunya akan mudah menyebutnya dengan nama kain tenun Makassar, karena menilai adalah oleh-oleh khas dari Makassar dan banyak dijual di toko oleh-oleh yang ada di Makassar, maka jadi populerlah nama kain tenun Makassar di kalangan wisatawan pembeli.

Selanjutnya untuk penamaan kain tenun Bugis, biasanya digunakan oleh wisatawan yang sudah sedikit banyak tahu atau paling tidak pernah mendengar tentang kebudayaan Bugis-Makassar, di mana mengetahui bahwa kain tenun ini sebenarnya dibuat dan berasal dari daerah yang didiami oleh masyarakat suku Bugis di sebelah utara Makassar dengan motif dan warna khas suku Bugis.

Dan terakhir untuk penamaan kain tenun Sengkang sendiri, dipastikan bahwa penamaan ini adalah populer oleh mereka yang sudah mengenal banyak tentang kain tenun ini seperti para penjual, para pengrajin, dan masyarakat setempat.

Jadi dengan penjelasan singkat di atas, jika anda sedang merencanakan untuk berwisata ke Makassar atau mungkin saat ini anda sedang berada di Makassar dan ingin membeli oleh-oleh kain tenunnya, tentunya anda tidak akan bingung lagi untuk membedakan antara ketiga kain tenunnya, anda sudah mengetahui kalau ternyata antara kain tenun Sengkang, kain tenun Makassar, dan kain tenun Bugis itu adalah sama.

Sumber foto: rovien.com